Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai Menggelar Rapat Bersama Pengurus Periode 2026–2030.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai menggelar rapat bersama pengurus Periode 2026–2030 pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Wan Dahlan Ibrahim, Jalan Putri Tujuh Dumai.

Rapat ini menjadi bagian dari persiapan awal kepengurusan KONI Kota Dumai periode 2026–2030 setelah Abdul Kadir Jailani (AKJ) dipercaya memimpin organisasi olahraga tersebut. 

Abdul Kadir Jailani mengatakan, kegiatan pertemuan ini sangat penting untuk membangun komunikasi dan kebersamaan di internal kepengurusan KONI Kota Dumai. 

“Silaturahmi menjadi langkah awal untuk menyatukan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan amanah kepengurusan KONI Kota Dumai periode 2026–2030,” ujar AKJ.

Selain silaturahmi, rapat juga turut menggelar pembentukan panitia pelantikan pengurus KONI Kota Dumai periode 2026–2030. Pembentukan panitia dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan pelantikan agar dapat berjalan tertib dan sesuai dengan rencana.

AKJ menegaskan, persiapan kepengurusan tidak hanya berkaitan dengan pelantikan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun pondasi organisasi yang solid. 

“Kita ingin seluruh tahapan persiapan dilakukan bersama-sama, sehingga kepengurusan ke depan dapat bekerja secara kompak dan fokus meningkatkan pembinaan olahraga di Kota Dumai,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus juga membahas pembentukan panitia Rapat Kerja (Raker) KONI Kota Dumai. Raker nantinya menjadi ruang untuk menyusun program kerja serta menentukan langkah organisasi dalam mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Kota Dumai selama masa kepengurusan 2026–2030.

Tak hanya itu, seluruh pengurus juga turut mengisi dan menandatangani Pakta Integritas yang berisi kesediaan untuk para  pengurus agar serius dalam membangun Olahraga Kota Dumai serta mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi serta bersedia untuk diberi sanksi jika tidak mematuhi AD/ART dan peraturan yang berlaku.

Selain Ketua KONI AKJ, rapat juga dihadiri oleh Unsur Pimpinan.